Entrepeneurship dan Mahasiswa

Entrepreneurship atau kewirausahaan hampir selalu menjadi materi wajib disetiap agenda pengenalan mahasiswa baru, di kampusku adalah contonya, bahkan materi kewirausahaan menjadi salah satu mata kuliah yang diajarkan dengan besar 2 SKS. materi Entrepreneurship adalah salah satu materi yang digemari mayoritas mahasiswa terutama mahasiswa baru, mereka terlihat sangat antusias ketika mendapat materi ini. sampai diakhir materi ketika mereka ditanya cita-cita ingin kerja dimana, maka mayoritas mereka menjawab “Ingin jadi pengusaha”. is that great effect? or?

Ketertarikan tersebut dikarenakan pada materi kewirausahaan seakan memberikan cara sukses dengan lebih mudah dibandingkan basic study yang diajarkan di kampus, sebut saja untuk materi di kampusku adalah materi Econometric, yaitu materi mengenai metode analisis fenomena ekonomi sehingga harus memiliki pemahaman matang akan teori, matematik dan statistik. wew “?*&^%$#@#%^%^^^&&&^%%^&Y&”

Konsep kewirausahaan berawal dari teori Schumpeter (1911, 1939) ekonom pertama yang membahas bussines cycle yang menyatakan bahwa kemajuan perekonomian suatu negara berasal dari banyaknya pengusaha pada negara tersebut karena ketika semakin banyak pengusaha maka akan banyak menyerap tenaga kerja, meningkatkan produktifitas dan yah otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. pada akhirnya suatu negara akan benar-benar keluar dari neraka The Vicious Circle of Proferty. gagasan lain dari Jean Baptise Say menciptakan istilah entreprenuer diman secara hafiah berarti “orang yang mengurus kuburan”, Say memperkenalkan Entreprenuer sebagai “Master Agent”/ ” Adventurer”yaitu agen ekonomi yang memiliki peran berbeda dengan tuan tanah, buruh dan bahkan kapitalis. entreprenuer bukan berarti orang kaya karena mereka mungkin bekerja dengan meminjam modal, mereka memiliki penilaian, ketabahan dan pengetahuan tentang dunia, berani mengambil risiko dengan sadar bahwa terdapat kemungkinan gagal.

Sisi lain yang aku tangkap dari pemberian materi Entrepreneurship  adalah untuk memberikan motivasi, menguatkan mentalitas sebagai seorang innovator agar mampu menjalankan perannya sebagai Agent of Change, dengan sikap yang diharapkan adalah memiliki daya kreatif, inovatif, berani mengambil risiko sehingga mereka (atau kita) memiliki ketangguhan dalam mengahadapi berbagai tantangan.

Dalam sebuah perkuliahan “ekonomi pembangunan” dosenku sempat menyinggung mengenai pendidikan di Indonesia yang tidak efisien dan tidak efektif , tidak efisien hanya masalah biaya pendidikan sementara tidak efektif selain karena pelajar masih perlu mempelajari berbagai multidisiplin untuk SD,SMP,SMA. dan mahasiswa karena  masih banyak membuang waktu untuk mempelajari ilmu lain yang tidak mereka suka, tidak  mereka harapkan untuk ditekuni sungguh-sungguh dan yang lebih parah adalah asal-asalan, kalau kataku sebut saja mahasiswa yang masuk perguruan tinggi karena kesasar, undian berhadiah dan tidak mampu meresapi dan menyesuaikan dengan ilmu yang harus ditekuni saat ini. implikasi dari itu adalah pendidikan tidak akan menghasilkan tenaga profesional yang benar-benar berkualitas dan sedikit sekali para ilmuan yang akan membangun bangsa dan benar-benar memiliki dedikasi tinggi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.

Kembali aku bertanya-tanya pada maba-maba (Maba: mahasiswa baru) baik dari fakultasku maupun maba dari fakultas lain/universitas lain. ternyata banyak juga yang menginginkan berprofesi menjadi wiraswasta bukan terjun pada profesi yang inline dengan basic keilmuan yang akan dipelajari selama diperguruan tinggi. Apakah salah kita memiliki impian sebagai pengusaha, atau mungkin sebagai alternatif kedua setelah profesi yang inline dengan basic keilmuan kita….

So, apa mereka kurang menangkap apa yang disampaikan pada materi Entrepreneurship atau dosen perlu merevisi materinya atau jangan-jangan Schumpter yang salah bikin teori, yang lebih parah apa aku sendiri jangan-jangan yang tidak benar-benar tahu apa yang sedang aku tulis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: